SISTEM ALARM PINTAR DENGAN DETEKSI GERAKAN DAN DOKUMENTASI OTOMATIS MENGGUNAKAN KAMERA IP
SISTEM ALARM PINTAR DENGAN DETEKSI GERAKAN DAN
DOKUMENTASI OTOMATIS MENGGUNAKAN KAMERA IP
KELAS RE-3D KELOMPOK D5 LABORATORIUM SISTEM TERBENAM
Shafira Az Zahra Dzatin Nithaqaini¹, Ariska Nur
Rahmawati², Haidar Faozan Azhiema², Pudjarafi Aqil Arvin Saputra²
Program Studi Teknologi Rekayasa Elektronika
Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Semarang
2025/2026
Jl. Prof. Soedarto, Tembalang, Kota Semarang, Jawa
Tengah, 50275
ABSTRAK - Alarm konvensional yang hanya
mengandalkan suara sering kali kurang efektif karena pengguna dapat
mematikannya tanpa benar-benar terbangun atau tanpa benar-benar merespons
peringatan yang diberikan. Pada proyek ini dirancang sebuah Sistem Alarm Pintar
berbasis Raspberry Pi 4 yang memadukan penjadwalan alarm berbasis waktu sistem
dengan aktuator fisik berupa LED, active buzzer, dan motor DC, serta proses
pengolahan citra menggunakan OpenCV untuk melakukan deteksi gerakan melalui
kamera IP yang bersumber dari aplikasi IP Webcam pada smartphone Android. Alarm
hanya dapat dinonaktifkan apabila sistem berhasil mendeteksi gerakan pengguna
di depan kamera menggunakan metode frame difference, dan setiap kali alarm
berhasil dimatikan, sistem secara otomatis menyimpan foto pengguna sebagai
bentuk dokumentasi. Berdasarkan hasil pengujian, seluruh subsistem mulai dari
aktivasi alarm berbasis waktu, motion detection, hingga penyimpanan foto dapat
berjalan sesuai dengan perancangan yang dilakukan.
Kata Kunci: Raspberry
Pi 4, OpenCV, Motion Detection, IP Camera, Smart Alarm.
I. PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Alarm merupakan salah
satu perangkat bantu yang paling umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari,
baik untuk membangunkan seseorang dari tidur maupun untuk mengingatkan jadwal
kegiatan penting seperti kuliah, kerja, atau ibadah. Ketergantungan masyarakat
terhadap alarm menunjukkan bahwa perangkat ini memiliki peran besar dalam
menjaga kedisiplinan waktu. Namun demikian, alarm konvensional yang hanya
mengandalkan bunyi memiliki kelemahan mendasar, yaitu pengguna dapat dengan
mudah menekan tombol snooze atau mematikan alarm tanpa benar-benar terbangun
dan tanpa benar-benar meninggalkan tempat tidur. Kondisi ini menyebabkan alarm
konvensional sering gagal mencapai tujuan utamanya, sehingga pengguna tetap
berisiko terlambat menjalankan aktivitas.
Permasalahan tersebut
mendorong perlunya sebuah sistem alarm yang lebih interaktif, yaitu alarm yang
tidak hanya berhenti karena ditekan tombolnya, melainkan berhenti karena
pengguna benar-benar melakukan suatu aktivitas fisik yang dapat diverifikasi
oleh sistem. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah memanfaatkan
deteksi gerakan (motion detection) sebagai syarat untuk menonaktifkan alarm,
sehingga pengguna dipaksa untuk bergerak dan berada di depan kamera sebelum
alarm benar-benar berhenti. Untuk mewujudkan pendekatan ini diperlukan sebuah
unit pengendali yang mampu menjalankan proses pengolahan citra secara
real-time, dan Raspberry Pi dipilih karena merupakan embedded computer yang
memiliki kemampuan komputasi memadai, mendukung sistem operasi Linux secara
penuh, serta memiliki pin General Purpose Input Output (GPIO) yang dapat
langsung dihubungkan dengan komponen elektronika seperti LED, buzzer, maupun
driver motor.
Untuk melakukan proses
deteksi gerakan, digunakan pustaka OpenCV (Open Source Computer Vision Library)
karena pustaka ini telah teruji secara luas dalam berbagai penelitian
pengolahan citra dan menyediakan fungsi-fungsi siap pakai untuk operasi pada
level piksel, salah satunya adalah perbandingan antar-frame yang digunakan pada
metode frame difference. Adapun sumber citra pada sistem ini tidak berasal dari
modul kamera khusus, melainkan memanfaatkan kamera pada smartphone Android yang
dijalankan sebagai kamera IP menggunakan aplikasi IP Webcam. Pendekatan ini
dipilih karena kualitas kamera pada smartphone umumnya lebih baik dibandingkan
modul kamera Raspberry Pi versi standar, di samping tidak memerlukan biaya
tambahan untuk pengadaan modul kamera karena smartphone relatif mudah
didapatkan.
Selain LED dan buzzer
yang lazim digunakan sebagai indikator alarm, sistem ini juga melibatkan motor
DC yang digerakkan melalui driver motor L298N sebagai bentuk alarm fisik.
Pergerakan motor dimaksudkan untuk memberikan efek gangguan tambahan yang lebih
terasa dibandingkan sekadar bunyi dan cahaya, sehingga mendorong pengguna untuk
segera merespons alarm. Perlu ditegaskan bahwa sistem yang dibangun pada proyek
ini masih berupa prototype Smart Visual Alarm dalam skala laboratorium, yang
bertujuan untuk membuktikan konsep integrasi antara penjadwalan waktu, aktuator
fisik, dan pengolahan citra berbasis Computer Vision pada satu perangkat
embedded computer.
B. RUMUSAN MASALAH
1. Bagaimana merancang sistem alarm berbasis Raspberry
Pi 4 yang dapat aktif secara otomatis sesuai dengan waktu sistem yang telah
ditentukan?
2. Bagaimana mengintegrasikan LED, active buzzer, dan
motor DC sebagai indikator sekaligus alarm fisik pada sistem?
3. Bagaimana memanfaatkan smartphone Android sebagai
kamera IP serta mengimplementasikan motion detection menggunakan OpenCV untuk
mendeteksi gerakan pengguna?
4. Bagaimana merancang mekanisme penghentian alarm
serta penyimpanan foto pengguna secara otomatis berdasarkan hasil deteksi
gerakan?
C. TUJUAN
1. Mengimplementasikan alarm berbasis waktu sistem
menggunakan Raspberry Pi 4.
2. Mengintegrasikan LED, active buzzer, dan motor DC
sebagai alarm fisik yang aktif secara bersamaan saat alarm berbunyi.
3. Memanfaatkan smartphone Android sebagai kamera IP
melalui aplikasi IP Webcam sebagai sumber citra bagi sistem.
4. Mengimplementasikan motion detection menggunakan
metode frame difference pada pustaka OpenCV untuk mendeteksi gerakan pengguna.
5. Merancang mekanisme penghentian alarm serta
penyimpanan foto pengguna secara otomatis sebagai bentuk dokumentasi ketika
alarm dinonaktifkan.
II. METODOLOGI
Penyusunan proyek akhir
ini dilakukan melalui beberapa tahapan yang saling berkaitan, mulai dari studi
literatur hingga penyusunan laporan. Tahapan tersebut dijelaskan sebagai
berikut.
1. Studi Literatur
Tahap ini dilakukan
dengan mempelajari konsep dasar Raspberry Pi sebagai embedded computer, prinsip
kerja OpenCV dalam pengolahan citra digital, metode motion detection berbasis
frame difference, penggunaan aplikasi IP Webcam sebagai pengganti modul kamera,
serta prinsip kerja driver motor L298N dalam mengendalikan motor DC. Referensi
yang digunakan berasal dari dokumentasi resmi, jurnal ilmiah, maupun artikel
teknis yang relevan dengan topik Computer Vision dan embedded system.
2. Perancangan
Hardware
Perancangan hardware
meliputi penentuan komponen yang digunakan, yaitu Raspberry Pi 4, LED, active
buzzer, driver motor L298N, motor DC, dan power supply, serta penentuan skema
pengawatan antara Raspberry Pi dan komponen-komponen tersebut melalui pin GPIO.
Pada tahap ini juga ditentukan tata letak komponen pada prototype agar sistem
dapat bekerja secara stabil.
3. Perancangan
Software
Perancangan software
dilakukan menggunakan bahasa pemrograman Python, yang mencakup pembacaan waktu
sistem sebagai pemicu alarm, pengendalian GPIO untuk mengaktifkan LED, buzzer,
dan motor, penerimaan video stream dari aplikasi IP Webcam, serta penyusunan
alur logika program agar seluruh proses berjalan secara berurutan dan sinkron.
4. Implementasi Motion
Detection
Pada tahap ini dilakukan
implementasi algoritma motion detection menggunakan metode frame difference
dengan pustaka OpenCV. Proses ini meliputi pengambilan frame video secara
berkala, konversi frame ke citra grayscale untuk menyederhanakan proses komputasi,
penghitungan selisih piksel antar-frame, serta penentuan ambang batas
(threshold) yang digunakan untuk menentukan apakah gerakan telah terdeteksi.
5. Pengujian Sistem
Pengujian dilakukan
terhadap setiap subsistem, meliputi pengujian alarm berbasis waktu, pengujian
aktuator (LED, buzzer, motor DC), pengujian koneksi kamera IP, pengujian
akurasi motion detection, serta pengujian penyimpanan foto. Pengujian ini
bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh bagian sistem bekerja sesuai dengan
perancangan yang telah dibuat.
6. Penyusunan Laporan
Tahap akhir adalah
penyusunan laporan yang berisi latar belakang, metodologi, tinjauan pustaka,
hasil pengujian, serta kesimpulan dari proyek yang telah dikerjakan, sebagai
bentuk dokumentasi tertulis dari keseluruhan proses perancangan sistem.
III. TINJAUAN PUSTAKA
A. ALAT DAN BAHAN
1. Raspberry Pi 4
2. LED
3. Buzzer Aktif
4. Modul Driver Motor L298N
5. Motor DC
6. Smartphone (IP Webcam)
7. Kabel Jumper
8. Power Supply 5V
B. DIAGRAM BLOK
Diagram blok sistem
menggambarkan hubungan antara bagian masukan, proses, dan keluaran pada Sistem
Alarm Pintar. Pada bagian masukan terdapat waktu sistem Raspberry Pi sebagai
pemicu awal alarm, video streaming dari aplikasi IP Webcam sebagai sumber citra,
dan gerakan pengguna yang tertangkap kamera sebagai syarat penghentian alarm.
Bagian proses meliputi pembacaan waktu sistem, aktivasi alarm, pengambilan
video melalui IP Webcam, pengolahan citra menggunakan OpenCV, motion detection
berbasis frame difference, penyimpanan foto, hingga penghentian alarm. Adapun
bagian keluaran terdiri atas aktifnya LED dan buzzer, berputarnya motor DC,
berhentinya alarm, tersimpannya file foto pengguna, serta informasi status
sistem yang ditampilkan pada terminal.
C. GAMBAR RANGKAIAN
Gambar rangkaian
menunjukkan hubungan fisik antar komponen pada Sistem Alarm Pintar. Raspberry
Pi 4 berperan sebagai pusat pengendali yang terhubung langsung dengan LED dan
active buzzer melalui pin GPIO, serta terhubung dengan driver motor L298N yang
selanjutnya mengendalikan motor DC. Power supply menyuplai tegangan yang
dibutuhkan oleh Raspberry Pi maupun oleh rangkaian motor melalui driver L298N,
sedangkan smartphone yang menjalankan aplikasi IP Webcam terhubung ke Raspberry
Pi secara nirkabel melalui jaringan Wi-Fi, bukan melalui kabel fisik, sehingga
tidak tergambar sebagai jalur kelistrikan pada rangkaian.
D. DIAGRAM PENGAWATAN
Diagram pengawatan
menjelaskan secara rinci hubungan pin GPIO Raspberry Pi 4 dengan setiap
komponen. Pin GPIO tertentu dihubungkan ke kaki anoda LED melalui resistor
pembatas arus, sedangkan kaki katoda dihubungkan ke ground. Active buzzer
dihubungkan pada salah satu pin GPIO digital yang berfungsi sebagai saklar
aktif-nonaktif. Driver motor L298N dihubungkan ke beberapa pin GPIO yang
berfungsi sebagai sinyal kendali arah putaran (INT1, INT2, INT3, INT4),
sementara terminal keluaran daya pada L298N dihubungkan ke motor DC. Sumber
tegangan dari power supply dihubungkan pada terminal masukan daya L298N, dan
ground dari power supply disatukan dengan ground Raspberry Pi agar seluruh
rangkaian memiliki referensi tegangan yang sama.
E. DIAGRAM ALIR
Diagram alir
menggambarkan urutan proses kerja sistem secara keseluruhan. Program dimulai
dengan Raspberry Pi membaca waktu sistem secara berkala. Selanjutnya sistem
melakukan pengecekan apakah waktu tersebut telah sesuai dengan waktu alarm yang
telah dijadwalkan. Apabila waktu alarm belum tercapai, sistem akan kembali
membaca waktu sistem secara terus-menerus. Namun apabila waktu alarm telah
tercapai, LED akan menyala, buzzer akan berbunyi, dan motor DC akan berputar
secara bersamaan sebagai penanda bahwa alarm sedang aktif.
Setelah alarm aktif,
sistem akan membuka koneksi ke kamera IP melalui aplikasi IP Webcam pada
smartphone, kemudian OpenCV mulai melakukan motion detection terhadap video
yang diterima. Sistem akan terus memeriksa apakah gerakan pengguna terdeteksi.
Selama gerakan belum terdeteksi, proses motion detection akan terus diulang.
Apabila gerakan berhasil terdeteksi melebihi ambang batas yang ditentukan,
sistem akan menyimpan foto pengguna, kemudian menonaktifkan LED, buzzer, dan
motor DC secara bersamaan, sehingga proses alarm dinyatakan selesai.
F. KODE PROGRAM
Program pada Sistem Alarm
Pintar disusun menggunakan bahasa Python dan dijalankan langsung pada Raspberry
Pi 4.
|
"""============================================================================ Pemrogram
: Kelompok RE-3D/5 1. 05-Ariska Nur Rahmawati NIM:4.34.23.3.05 2. 11-Haidar Faozan Azhiema NIM:4.34.23.3.11 3. 17-Pudjarafi Aqil Arvin Saputra NIM:4.34.23.3.17 4. 23-Shafira Az Zahra Dzatin
Nithaqaini NIM:4.34.23.3.23 Proyek
Akhir smart_visual_alarm.py Sistem
Alarm Visual Cerdas Berbasis Deteksi Gerak Menggunakan
Raspberry Pi 4 dan IP Webcam Materi
Baru: -
Raspberry Pi 4 - IP
Webcam (kamera HP via aplikasi IP Webcam) -
OpenCV (Computer Vision) -
Deteksi Gerak (Frame Differencing) -
Modul Driver Motor L298N -
Robot (gpiozero) — kontrol motor DC dua arah ------------------------------------------------------------------------------- Komponen: -
Raspberry Pi 4 x1 -
LED x1 -
Buzzer Aktif x1 -
Modul Driver Motor L298N x1 -
Motor DC x1 -
Smartphone (IP Webcam) x1 -
Kabel Jumper
secukupnya -
Power Supply 5V x1 ------------------------------------------------------------------------------- Fitur
Sistem: -
Alarm berbasis waktu (jam diset manual via konfigurasi) - LED
dan buzzer aktif saat alarm berbunyi -
Robot berputar saat alarm aktif -
Deteksi gerak menggunakan frame differencing via OpenCV -
Kamera menggunakan stream HTTP dari aplikasi IP Webcam (Android) -
Alarm otomatis mati ketika gerakan terdeteksi (lambaikan tangan) -
Foto otomatis tersimpan saat gerakan terdeteksi -
Sapaan kontekstual berdasarkan waktu (pagi/siang/sore/malam) ------------------------------------------------------------------------------- Konfigurasi Waktu
Alarm : format HH:MM (diset pada
variabel ALARM_TIME) Motion
Threshold: 1500 piksel (batas deteksi gerak) Camera
URL :
http://<IP_HP>:8080/video (IP Webcam Android) Photo
Folder :
/home/pi/RE3D05/projectAkhir/alarm_photos ------------------------------------------------------------------------------- Alur
Kerja Sistem: 1.
Program menunggu hingga waktu = ALARM_TIME 2.
LED, buzzer, dan motor aktif 3.
Kamera membaca stream dari IP Webcam 4.
Frame differencing berjalan secara loop 5.
Jika motion_pixels > MOTION_THRESHOLD → alarm mati, foto disimpan 6.
Program selesai ============================================================================""" from
gpiozero import LED, Buzzer, Robot from
datetime import datetime from
time import sleep import
cv2 import
os #
========================== #
GPIO #
========================== led =
LED(18) # pindahkan LED ke
GPIO27 buzzer
= Buzzer(22) motorAB
= Robot( left=(23,24), right=(25,8) ) #
========================== #
KONFIGURASI #
========================== ALARM_TIME
= "19.30" MOTION_THRESHOLD
= 1500 CAMERA_URL
= "http://192.168.137.144:8080/video" PHOTO_FOLDER
= "/home/pi/RE3D05/projectAkhir/alarm_photos" os.makedirs(PHOTO_FOLDER,
exist_ok=True) print("=================================") print("
SMART VISUAL ALARM ROBOT") print("=================================") print("Alarm
diset ke:", ALARM_TIME) alarm_triggered
= False #
========================== #
LOOP UTAMA #
========================== while
True: current_time =
datetime.now().strftime("%H:%M") print(f"Jam sekarang:
{current_time}", end="\r") if current_time == ALARM_TIME and not
alarm_triggered: alarm_triggered = True
print("\n=================================") print("ALARM AKTIF!") print("LED ON") print("BUZZER ON") print("ROBOT BERPUTAR") print("Lambaikan tangan untuk
mematikan alarm")
print("=================================") # Alarm aktif led.on() buzzer.on() # Robot muter di tempat motorAB.left(speed=0.5) # ========================== # KAMERA # ========================== cap = cv2.VideoCapture(CAMERA_URL) ret, frame1 = cap.read() if not ret: print("Gagal membuka
kamera!") led.off() buzzer.off() motorAB.stop() break frame1 = cv2.resize(frame1, (320,240)) frame1_gray = cv2.cvtColor( frame1, cv2.COLOR_BGR2GRAY ) while True: cap.grab() cap.grab() ret, frame2 = cap.read() if not ret: continue frame2 = cv2.resize(frame2,
(320,240)) frame2_gray = cv2.cvtColor( frame2, cv2.COLOR_BGR2GRAY ) diff = cv2.absdiff( frame1_gray, frame2_gray ) _, thresh = cv2.threshold( diff, 25, 255, cv2.THRESH_BINARY ) motion_pixels = cv2.countNonZero( thresh ) print( f"Motion:
{motion_pixels}", end="\r" ) frame1_gray = frame2_gray # ========================== # GERAKAN TERDETEKSI # ========================== if motion_pixels >
MOTION_THRESHOLD: print("\nGerakan
terdeteksi!") timestamp =
datetime.now().strftime( "%Y%m%d_%H%M%S" ) filename = (
f"{PHOTO_FOLDER}/{timestamp}.jpg" ) cv2.imwrite( filename, frame2 ) print("Foto
disimpan:") print(filename) # Matikan alarm led.off() buzzer.off() # Hentikan robot motorAB.stop() cap.release() hour = datetime.now().hour if 5 <= hour < 11: greeting = "Selamat
pagi" elif 11 <= hour < 15: greeting = "Selamat
siang" elif 15 <= hour < 18: greeting = "Selamat
sore" else: greeting = "Selamat
malam"
print("\n=================================") print(greeting) print("Alarm
dimatikan") print("Robot
berhenti")
print("=================================") break break sleep(1) |
IV. HASIL DAN
PEMBAHASAN
A. CARA KERJA SISTEM
Ketika sistem dijalankan,
Raspberry Pi 4 secara terus-menerus membaca waktu sistem yang berjalan pada
perangkat. Program akan membandingkan waktu tersebut dengan waktu alarm yang
telah ditentukan sebelumnya oleh pengguna. Selama waktu alarm belum tercapai,
sistem berada pada kondisi siaga tanpa mengaktifkan komponen keluaran apapun.
Pada saat waktu sistem
telah sesuai dengan waktu alarm, Raspberry Pi akan mengaktifkan LED sebagai
indikator visual, mengaktifkan active buzzer sehingga menghasilkan bunyi
peringatan, serta menggerakkan motor DC melalui driver L298N sehingga motor
berputar sebagai alarm fisik tambahan. Ketiga aktuator ini diaktifkan secara
bersamaan agar peringatan yang diberikan kepada pengguna lebih kuat
dibandingkan hanya menggunakan satu jenis indikator saja.
Bersamaan dengan aktifnya
alarm, Raspberry Pi membuka koneksi video menuju smartphone yang menjalankan
aplikasi IP Webcam. Video yang diterima kemudian diolah oleh OpenCV untuk
melakukan motion detection. Proses ini dilakukan dengan membandingkan frame video
yang diterima saat ini dengan frame sebelumnya, kemudian menghitung selisih
nilai piksel di antara keduanya. Apabila selisih tersebut melebihi ambang batas
yang ditentukan, sistem menyimpulkan bahwa telah terjadi gerakan di depan
kamera.
Ketika gerakan pengguna
berhasil terdeteksi, sistem akan menyimpan foto pengguna ke penyimpanan
Raspberry Pi sebagai bukti dokumentasi bahwa pengguna benar-benar telah
bergerak dan berada di depan kamera. Setelah proses penyimpanan foto selesai,
sistem akan menonaktifkan LED, menghentikan bunyi buzzer, dan menghentikan
putaran motor DC secara bersamaan, sehingga alarm dinyatakan berhasil
dinonaktifkan. Seluruh proses ini berjalan secara otomatis tanpa memerlukan
interaksi tombol fisik dari pengguna, karena penghentian alarm sepenuhnya
bergantung pada hasil deteksi gerakan melalui kamera IP.
B. HASIL PENGUJIAN
Pengujian dilakukan
terhadap setiap subsistem untuk memastikan bahwa seluruh bagian bekerja sesuai
dengan perancangan. Ringkasan hasil pengujian ditunjukkan pada tabel berikut.
|
No |
Jenis
Pengujian |
Skenario
Pengujian |
Hasil yang
Diharapkan |
Hasil
Pengujian |
|
1 |
Pengujian Alarm Berbasis Waktu |
Waktu sistem Raspberry Pi mencapai waktu alarm yang
telah dijadwalkan |
Alarm aktif secara otomatis (LED, buzzer, dan motor
DC menyala/berputar) |
Berhasil |
|
2 |
Pengujian LED |
LED diaktifkan bersamaan dengan waktu alarm |
LED menyala stabil selama alarm aktif |
Berhasil |
|
3 |
Pengujian Buzzer |
Buzzer aktif saat alarm berbunyi |
Buzzer mengeluarkan bunyi secara terus-menerus
selama alarm aktif |
Berhasil |
|
4 |
Pengujian Motor DC |
Motor DC diaktifkan sebagai alarm fisik |
Motor berputar di tempat selama alarm belum
dinonaktifkan |
Berhasil |
|
5 |
Pengujian Kamera IP |
Smartphone menjalankan aplikasi IP Webcam dan
mengirim stream ke Raspberry Pi |
Video stream dapat diakses dan diolah oleh OpenCV
pada Raspberry Pi |
Berhasil |
|
6 |
Pengujian Motion Detection |
Pengguna bergerak di depan kamera saat alarm aktif |
Sistem mendeteksi selisih antar-frame melebihi
ambang batas dan mengenali gerakan |
Berhasil |
|
7 |
Pengujian Penyimpanan Foto |
Gerakan terdeteksi dan alarm dinonaktifkan |
Foto pengguna tersimpan otomatis ke penyimpanan
Raspberry Pi dengan nama file berbasis waktu |
Berhasil |
|
8 |
Pengujian Penghentian Alarm |
Motion detection berhasil mengenali gerakan pengguna |
LED, buzzer, dan motor DC berhenti secara bersamaan |
Berhasil |
Berdasarkan hasil
pengujian pada tabel di atas, seluruh subsistem menunjukkan hasil yang sesuai
dengan perancangan awal. Alarm berhasil aktif tepat pada waktu yang
dijadwalkan, ketiga aktuator (LED, buzzer, dan motor DC) bekerja secara
bersamaan tanpa keterlambatan yang berarti, kamera IP dari smartphone dapat
diakses secara stabil oleh Raspberry Pi, dan motion detection mampu mengenali
gerakan pengguna sehingga alarm dapat dinonaktifkan
V. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil
perancangan dan pengujian yang telah dilakukan, Sistem Alarm Pintar berbasis
Raspberry Pi 4 berhasil diimplementasikan sesuai dengan tujuan yang telah
ditetapkan. Alarm dapat aktif secara otomatis berdasarkan waktu sistem, LED,
active buzzer, dan motor DC bekerja secara bersamaan sebagai alarm fisik, serta
smartphone Android yang dijalankan sebagai kamera IP melalui aplikasi IP Webcam
terbukti dapat dimanfaatkan sebagai sumber citra tanpa memerlukan modul kamera
tambahan. Metode motion detection berbasis frame difference pada OpenCV
berhasil digunakan sebagai syarat penghentian alarm, sekaligus memicu
penyimpanan foto pengguna secara otomatis sebagai bentuk dokumentasi.
Sistem yang dikembangkan
pada proyek ini masih berupa prototype dalam skala laboratorium dan memiliki
peluang pengembangan lebih lanjut. Pada penelitian selanjutnya, sistem dapat
ditingkatkan dengan menambahkan Face Recognition untuk memastikan identitas
pengguna yang mematikan alarm, penerapan teknik Artificial Intelligence untuk
meningkatkan akurasi deteksi pada berbagai kondisi pencahayaan, maupun
integrasi dengan platform IoT agar status alarm dapat dipantau dan dikendalikan
dari jarak jauh melalui internet.
VI. REFERENSI
Bradski, G. and Kaehler, A., 2008.
Learning OpenCV: Computer Vision with the OpenCV Library. Sebastopol: O'Reilly
Media.
Imanova, G.E. and Sesay, H.K., 2025.
IoT-Based Smart Remote Monitoring System for Home Security Using Raspberry Pi.
In: 16th International Conference on Applications of Fuzzy Systems, Soft
Computing and Artificial Intelligence Tools (ICAFS 2023). Lecture Notes in
Networks and Systems, vol. 1142. Cham: Springer. Available at:
https://doi.org/10.1007/978-3-031-72506-7_45 [Accessed 3 July 2026].
Mishra, S., Perwej, Y. and et al.,
2022. An Intelligent Motion Detection Using OpenCV. International Journal of
Scientific Research in Science, Engineering and Technology, 9(2), pp.51-63.
Movement Detection Team, IRJMETS,
2022. Movement Detection Using OpenCV. International Research Journal of
Modernization in Engineering Technology and Science, 4(5). Available at:
https://www.irjmets.com/uploadedfiles/paper/issue_5_may_2022/22939/final/fin_irjmets1652552307.pdf
[Accessed 3 July 2026].
JETIR, 2023. Motion Detector Using
OpenCV. JETIR, 10(6). Available at:
https://www.jetir.org/papers/JETIR2306592.pdf [Accessed 3 July 2026].
Sahana, V., Shashidhar, R.,
Bindushree, R. and Chandana, A.N., 2023. IOT Based Burglar Detection and
Alarming System Using Raspberry Pi. International Journal of Engineering and
Manufacturing (IJEM), 13(6), pp.23-37. Available at: https://doi.org/10.5815/ijem.2023.06.03
[Accessed 3 July 2026].
OpenCV, 2026. OpenCV Documentation.
Available at: https://docs.opencv.org [Accessed 3 July 2026].
Raspberry Pi Ltd., 2026. Raspberry Pi
Documentation. Available at: https://www.raspberrypi.com/documentation/
[Accessed 3 July 2026].
Python Software Foundation, 2026.
Python Documentation. Available at: https://docs.python.org/3/ [Accessed 3 July
2026].
gpiozero, 2026. GPIO Zero
Documentation. Available at: https://gpiozero.readthedocs.io [Accessed 3 July
2026].
ArPI, 2026. ArPI - Raspberry Pi Based
Home Security System. Available at: https://www.arpi-security.info/ [Accessed 3
July 2026].
VII. LAMPIRAN
A. Link PPT: https://canva.link/6qa6gdpwv733d22
B. Source Code GitHub: https://github.com/shazahradz/Smart-Visual-Alarm-System
Komentar
Posting Komentar