SISTEM MONITORING KEAMANAN BERBASIS RASPBERRY PI MENGGUNAKAN SENSOR PIR DAN KAMERA
SISTEM MONITORING KEAMANAN BERBASIS
RASPBERRY PI MENGGUNAKAN SENSOR PIR DAN KAMERA
Dosen Pengampu
:
Dr. Samuel
Beta K., Ing. Tech,
M.T.
Disusun Oleh
Kelompok 2 :
1. Agel Felix
Anhaf Kurniawan
RE-3C 4.34.23.2.02
2. Ferdyan
DanuArta
RE-3C 4.34.23.2.08
3. Muhammad
Dimas Prasetyo
RE-3C 4.34.23.2.14
4. Raka Aditya
Pratama
RE-3C
4.34.23.2.23
PROGRAM STUDI
TEKNOLOGI REKAYASA ELAKTRONIKA
JURUSAN TEKNIK
ELEKTRO
POLITEKNIK
NEGERI SEMARANG
2026
KATA PENGANTAR
Puji
syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan
karunia-Nya, sehingga proyek tugas besar yang berjudul “Sistem Monitoring
Keamanan Berbasis Raspberry Pi Menggunakan Sensor PIR dan Kamera” dapat
diselesaikan dengan baik. Proyek ini merupakan salah satu bentuk penerapan
teknologi sistem tertanam (embedded system) dan Internet of Things (IoT)
dalam bidang keamanan yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pemantauan
secara otomatis.
Sistem
monitoring keamanan ini dirancang menggunakan Raspberry Pi sebagai pengendali
utama, sensor PIR (Passive Infrared) sebagai pendeteksi gerakan, serta
Raspberry Pi Camera sebagai perangkat pengambil gambar. Ketika sensor PIR
mendeteksi adanya gerakan, sistem akan secara otomatis mengaktifkan LED dan
buzzer sebagai indikator, kemudian kamera mengambil foto objek yang terdeteksi
dan menyimpannya ke dalam media penyimpanan Raspberry Pi. Dengan demikian,
sistem mampu melakukan proses monitoring secara otomatis tanpa memerlukan
pengawasan secara terus-menerus.
Keberhasilan
proyek ini tentu tidak terlepas dari bimbingan, arahan, dan dukungan dari
berbagai pihak. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih yang
sebesar-besarnya kepada dosen pengampu, serta kepada seluruh anggota kelompok
yang telah bekerja sama dalam proses perancangan, pembuatan, hingga
penyelesaian proyek ini. Semoga hasil dari proyek tugas besar ini dapat
memberikan manfaat sebagai referensi dalam pengembangan sistem keamanan
berbasis Raspberry Pi serta menjadi inspirasi bagi penelitian dan inovasi
teknologi di masa mendatang.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Perkembangan
teknologi di bidang sistem tertanam (embedded system) dan Internet of
Things (IoT) telah memberikan banyak inovasi dalam sistem keamanan. Saat ini,
kebutuhan akan sistem keamanan yang mampu bekerja secara otomatis semakin
meningkat, baik untuk lingkungan rumah, laboratorium, kantor, maupun gudang.
Sistem keamanan konvensional yang hanya mengandalkan pengawasan manusia atau
kamera CCTV memiliki beberapa keterbatasan, seperti kurang efektif dalam
memberikan peringatan secara langsung ketika terjadi aktivitas yang
mencurigakan.
Salah
satu solusi yang dapat diterapkan adalah memanfaatkan Raspberry
Pi sebagai pusat pengendali sistem keamanan. Raspberry Pi memiliki
kemampuan untuk mengolah data dari berbagai sensor serta mengendalikan
perangkat lain secara otomatis. Dengan mengintegrasikan sensor PIR
(Passive Infrared) sebagai pendeteksi gerakan dan Raspberry Pi
Camera sebagai perangkat pengambil gambar, sistem dapat mendeteksi adanya
aktivitas di area pemantauan, kemudian mengambil foto secara otomatis sebagai
dokumentasi.
Pada proyek ini, sistem juga dilengkapi dengan LED dan buzzer sebagai indikator visual dan suara ketika gerakan terdeteksi. Dengan demikian, sistem monitoring keamanan yang dirancang mampu bekerja secara otomatis tanpa memerlukan pengawasan secara terus-menerus. Diharapkan proyek ini dapat menjadi solusi sederhana, efektif, dan mudah dikembangkan untuk meningkatkan keamanan pada berbagai lingkungan.
1.2
Tujuan
Tujuan
dari pembuatan proyek ini adalah:
- Merancang
dan membangun sistem monitoring keamanan berbasis Raspberry Pi.
- Mengimplementasikan
sensor PIR sebagai pendeteksi gerakan.
- Mengintegrasikan
Raspberry Pi Camera untuk mengambil dan menyimpan foto secara otomatis.
1.3
Rumusan Masalah
Berdasarkan
latar belakang tersebut, maka rumusan masalah dalam proyek ini adalah sebagai
berikut:
- Bagaimana
merancang sistem monitoring keamanan berbasis Raspberry Pi menggunakan
sensor PIR dan kamera?
- Bagaimana
mengintegrasikan sensor PIR, Raspberry Pi Camera, LED, dan buzzer agar
dapat bekerja secara otomatis?
- Bagaimana
sistem dapat mendeteksi gerakan dan mendokumentasikan objek yang
terdeteksi secara real-time?
BAB II
TINJAUAN
PUSTAKA
2.1 Raspberry
Pi 4
Gambar
2.1 Raspberry Pi 4
Raspberry
Pi 4 merupakan komputer papan tunggal (Single Board Computer/SBC)
yang dikembangkan oleh Raspberry Pi Foundation. Perangkat ini memiliki ukuran
yang kecil namun memiliki kemampuan komputasi yang tinggi, sehingga banyak
digunakan dalam bidang pendidikan, Internet of Things (IoT), robotika, otomasi,
dan sistem keamanan.
Pada
proyek ini, Raspberry Pi 4 berfungsi sebagai pengendali utama yang mengolah
data dari sensor PIR, mengendalikan LED dan buzzer, serta mengoperasikan
Raspberry Pi Camera untuk mengambil dan menyimpan foto ketika terdeteksi adanya
gerakan.
2.2
Sensor PIR (Passive Infrared)
Gambar 2.2 Sensor PIR (Passive Infrared)
Sensor PIR (Passive Infrared) adalah sensor elektronik yang digunakan untuk mendeteksi adanya gerakan berdasarkan perubahan radiasi inframerah yang dipancarkan oleh tubuh manusia atau makhluk hidup. Sensor ini bersifat pasif, karena tidak memancarkan sinyal inframerah, melainkan hanya menerima radiasi inframerah dari lingkungan sekitarnya.
2.3
Sensor Ultrasonik HC-SR04
Gambar 2.3 Sensor Ultrasonik HC-SR04
Sensor HC-SR04 merupakan sensor ultrasonik yang digunakan untuk mengukur jarak suatu objek berdasarkan prinsip pantulan gelombang ultrasonik. Sensor ini bekerja dengan memancarkan gelombang ultrasonik melalui pin Trigger (Trig), kemudian menerima pantulan gelombang tersebut melalui pin Echo. Waktu yang dibutuhkan gelombang untuk kembali digunakan untuk menghitung jarak antara sensor dan objek.
2.4
Driver Motor L298N
Gambar 2.4 Driver Motor L298N
Driver motor L298N merupakan modul pengendali motor berbasis IC L298 yang berfungsi sebagai penghubung antara mikrokontroler atau Raspberry Pi dengan motor DC. Modul ini memungkinkan Raspberry Pi mengendalikan arah putaran dan kecepatan motor melalui sinyal digital dan PWM (Pulse Width Modulation). Selain itu, L298N mampu mengendalikan dua motor DC secara bersamaan sehingga banyak digunakan pada aplikasi robot bergerak.
2.5 Motor DC
Gambar 2.5 Motor DC
Motor DC
(Direct Current) merupakan aktuator yang mengubah energi listrik arus
searah menjadi energi mekanik berupa gerakan putar. Motor DC banyak digunakan
pada sistem robot bergerak karena memiliki konstruksi yang sederhana, mudah
dikendalikan, dan mampu menghasilkan putaran yang stabil. Arah putaran motor
dapat diubah dengan membalik polaritas tegangan yang diberikan, sedangkan
kecepatan putar dapat diatur menggunakan metode Pulse Width Modulation
(PWM).
BAB III
PERANCANGAN
ALAT
3.1 Daftar Komponen
|
No |
Nama Komponen |
Jumlah |
|
1 |
Raspberry
Pi 4 |
1 Buah |
|
2 |
Raspberry
Pi Camera |
1 Buah |
|
3 |
Sensor
PIR |
1 Buah |
|
4 |
Sensor
Ultrasonik HC-SR04 |
1 Buah |
|
5 |
Driver
Motor L298N |
1 Buah |
|
6 |
Motor
DC |
2 Buah |
|
7 |
LED |
1 Buah |
|
8
|
Buzzer |
1 Buah |
|
9 |
Chassis
Robot |
1 Buah |
|
10 |
Roda Robot |
2
Buah |
|
11 |
Caster
Wheel |
1
Buah |
|
12 |
Baterai/Power
Bank |
1
Buah |
3.2 Cara Kerja Alat
Sistem monitoring keamanan ini bekerja dengan memanfaatkan Raspberry Pi sebagai pengendali utama. Ketika sistem dinyalakan, Raspberry Pi akan menginisialisasi seluruh komponen yang digunakan, yaitu sensor PIR, Raspberry Pi Camera, LED, dan buzzer. Setelah proses inisialisasi selesai, sistem berada pada kondisi standby dan sensor PIR mulai memantau lingkungan untuk mendeteksi adanya gerakan.
Apabila sensor PIR mendeteksi adanya gerakan, sensor akan mengirimkan sinyal ke Raspberry Pi. Selanjutnya Raspberry Pi mengaktifkan LED sebagai indikator visual dan buzzer sebagai alarm. Setelah itu, Raspberry Pi Camera secara otomatis mengambil foto objek yang terdeteksi dan menyimpannya ke dalam media penyimpanan Raspberry Pi.
Setelah proses pengambilan dan penyimpanan foto selesai, LED dan buzzer akan dimatikan. Sistem kemudian kembali ke kondisi standby untuk melanjutkan proses pemantauan. Proses ini berlangsung secara terus-menerus selama sistem masih aktif sehingga robot dapat melakukan monitoring keamanan secara otomatis.
BAB IV
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil perancangan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Sistem Monitoring Keamanan Berbasis Raspberry Pi Menggunakan Sensor PIR dan Kamera telah berhasil dirancang dan diimplementasikan dengan baik. Sistem mampu mendeteksi adanya gerakan menggunakan sensor PIR, kemudian Raspberry Pi memproses data tersebut untuk mengaktifkan LED dan buzzer sebagai indikator serta mengendalikan Raspberry Pi Camera untuk mengambil dan menyimpan foto objek yang terdeteksi secara otomatis, Penerapan Raspberry Pi sebagai pengendali utama mampu mengintegrasikan seluruh komponen sehingga sistem bekerja secara otomatis dan berkelanjutan. Dengan demikian, sistem ini dapat digunakan sebagai solusi sederhana untuk membantu proses monitoring keamanan pada suatu area serta masih dapat dikembangkan lebih lanjut, misalnya dengan penambahan notifikasi melalui internet atau penyimpanan data berbasis cloud agar fungsi monitoring menjadi lebih efektif dan efisien.
Komentar
Posting Komentar